Home / Jendela

Shine Teori : Masih Minder Berteman Dengan Yang Lebih Baik? Perlu baca ini!

Senjahari.com - 09/03/2018

Shine Teori

Penulis : Dinda Pranata

Melihat orang yang lebih sukses dari kita membuat sebagian orang iri dan minder jika berada dekat dengan mereka. Ironisnya sebagian dari mereka sengaja menjatuhkan dan menganggap mereka sebagai lawan yang merebut kedudukan. Terkadang untuk bisa berdampingan dengan mereka, sebagian besar orang akan saling mengusik dan membuat kondisi menjadi tidak nyaman. Sebenarnya untuk melihat orang yang lebih baik dan menjadi teman mereka justru perlu dilakukan.

Kamu Senang, Aku Senang!

Sebuah teori baru bernama shine teori ini sudah menunjukkannya. Ann Friedman dan Aminatou Sow mencetuskan teori ini pada tahun 2013 pada sebuah acara podcast yang tayang saat itu. Ia mengatakan

if you don’t shine, I don’t shine.

Ia mengatakan pula bahwa jika kita melihat orang yang lebih sukses atau lebih baik dari kita, mudah bagi kita untuk merasa membenci atau minder pada orang tersebut. Hal ini karena adanya tekanan dalam dirinya sehingga ia ingin menunjukkannya lewat tindakan.

Lalu, mengapa kita perlu berteman dengan yang lebih baik ? Dengan kita berteman dengan orang yang lebih cerdas, cantik, populer, tidak membuat kita lebih buruk dengan perbandingan. Justru membuat diri kita menjadi lebih baik. Tidak mudah untuk merayakan keberhasilan orang lain sedangkan kita tidak mendapatkan apa-apa. Hal ini mengingatkan kita untuk tidak memikirkan kompetisi dengan orang lain untuk menunjukkan siapa yang terbaik.

Kompetisi Membuatmu Lupa Diri.

Di dunia yang penuh dengan kompetisi ini, orang-orang cenderung memikirkan untuk menang sampai lupa akan visi dan misi diri sendiri. Ini mengingatkan kita bahwa kita bukan merupakan inti dari cerita orang lain, juga orang lain bukan inti dari cerita kehidupan yang kita jalani. Konsep ini lebih menitik beratkan pada kepercayaan diri dan tetap fokus pada apa yang menjadi visi dan misi serta tujuan kita. Kepercayaan diri itu bisa menular, jika tidak itu hanya pura-pura saja.

Kita melakukan perbandingan dengan orang lain, kita tidak sepintar A, sekaya B, secantik C. Kecenderungan untuk membuat ranking dengan orang-orang yang lebih baik membuat kita semakin stress dan marah sehingga tanpa sadar kita hidup dengan ketidakpercayaan diri dan membuat hidup tidak sehat dan tidak bahagia. Alih-alih untuk membandingkan, cobalah untuk berteman dengan mereka, berteman dengan orang-orang yang bisa membantu mewujudkan dengan misi kita. Berteman dengan mereka bisa membuat kita belajar bagaimana orang tersebut bisa meraih sukses, dan tanpa sadar kesuksesan mereka menjadi motivasi bagi diri sendiri.

Staff yang bekerja di Gedung putih pada masa Barrack Obama juga pernah menerapkan Shine teori ini, hasilnya banyak orang yang lebih mendengar mereka dan lebih menunjukkan rasa bahagia di tempat kerjanya. Mengingat perbedaan gender juga menjadi pemicu adanya sikap komparatif ini. Dengan teori ini mereka juga berusaha menekan perbedaan gender antara laki-laki dan mendapatkan porsi yang sama dalam menyuarakan pendapat di lingkungan kerja.

Dari sekarang mulailah berhenti untuk membandingkan diri dengan orang yang lebih baik dari kita. Berhenti juga untuk berkompetisi dan membenci orang yang lebih baik dari kita. Dengan begitu, kita bisa lebih fokus dengan tujuan kita dan mengubah kata musuh menjadi teman. Kesuksesan bukanlah sesuatu yang terbatas dan siapapun bisa meraih kesuksesan itu sendiri. Terlepas dari siapa dulu yang menuju sukses dan siapa yang belum. Kesuksesan itu menular dan patut dirayakan baik itu sukses orang lain atau sukses anda sendiri.

Sumber :
curiousity.com
medium.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment