Home / Serambi

Danau Taal- Ada Danau Di Tengah Danau! Apa Sih Itu?

Senjahari.com - 03/06/2020

Danau Taal

Penulis : Dinda Pranata

Hal yang terlintas di kepala kita saat mendengar kata danau adalah kubangan besar dengan air tawar yang dalam dan melimpah. Apa jadinya jika danau yang dibayangkan itu memiliki danau lagi di tengahnya? Apakah seperti donat? Nampaknya sangat berbeda ya! Tapi, danau yang dikenal bernama Danau Taal ini memang memiliki danau di bagian tengahnya. Bagaimana bisa?

Kecil-Kecil Cabe Rawit

Danau Taal yang terletak di negara Philiphina ini memang cukup unik. Letak danau yang berada di kepulauan Luzon di Provinsi Batangas ini memiliki tinggi 2,5 meter. Selain itu ia memiliki permukaan seluas 234,2 kilometer persegi. Danau ini memiliki air tawar yang letaknya ada di dalam kaldera vulkanik dan kaldera itu terbentuk karena salah satu depresi gunung berapi-tektonik terbesar.

Selain kaldera, di tengah danau taal ini pula terdapat pulau vulkanik yang menjadi lokasi aktifitas vulkanik dari gunung berapi ini. Di dalam pulau vulkanik inilah ada danau kecil yang biasa disebut ‘Danau Kawah’ atau danau di tengah danau. Danau kawah ini sangat kecil namun memiliki kedalaman hampir 20 meter. Jika seseorang ingin berenang, mereka tidak boleh melebihi batas tertentu.

Kandungan senyawa di danau taal terdiri dari asam sulfat yang enceryang bercampur dengan konsentrasi boron, magnesium, aluminium dan natrium yang tinggi. Kandungan tersebut membentuk garam dan membuat air di dalamnya berwarna hitam. Akibat kosentrasi asam dan senyawa lain yang tinggi hampir nihil untuk mendapatkan ekosistem di danau kawah ini.

Danau Kawah Taal yang Berbahaya.

Walau danau kawah ini tidak seluas danau yang ada di bagian luarnya, namun danau ini sangat berbahaya. Menurut pakar vulkanologi bernama Jess Phoenix dari Amerika menggatakan bahwa pulau kawah yang merupakan pulau tempat danau kawah ini berada memiliki 47 kawah dan 4 maar dan beberapa titik letusan lain yang menjadi ventilasinya berada di bawah danau Taal.

Gunung berapi taal ini sangat aktif dan sudah tercatat lebih dari 35 letusan dalam 100 tahun terkahir dan yang paling baru ada di bulan Januari tahun 2020. Kawah yang memuntahkan lava panasnya jika bersentuhan dengan air di dalam danau kawah akan menguapkan larva yang membentuknya menjadi abu halus dan mampu menerbangkannya tinggi serta jauh. Selain itu kondisi ini juga membuat lokasi pemukiman di kawasan danau ini lebih rentan terhadap bahaya.

Apakah kamu ingin mencoba mengunjungi danau ini? siap-siap terkejut dengan keunikannya ya!

Source:
globalnature.org
britannica.com
bbc.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment