Home / Koridor

Perang Jargeau yang Memperkenalkan Wanita Ksatria. Siapa Dia?

Senjahari.com - 11/06/2020

Perang Jargeau

Penulis : Dinda Pranata

Perang Jargeau merupakan bagian dalam perang seratus tahun yang sangat bersejarah di dataran Eropa. Perang yang terjadi selama 100 tahun itu berawal dari ketidakpuasan penduduk dan ketidakstabilan pemerintahan yang membawa krisis berkepanjangan. Salah satu bagian dari perang seratus tahun adalah perang Jargeau di Perancis yang memperkenalkan Joan of Arc sebagai salah satu wanita ksatria. Bagaimana sejarah mencatat kisah Joan of Arc?

Perang Jargeau dari Kemenangan Perang Orleans

Perang Jargeau merupakan lanjutan dari perang perseteruan antara Inggris dan Perancis yang sudah berlangsung lama. Kedudukan Inggris yang saat itu mendapatkan bantuan dari pasukan Burgundi, berhasil menduduki wilayah Perancis sebelah utara sungai Loire. Pasukan Inggris akhirnya berhasil menaklukkan banyak wilayah strategis di sepanjang Sungai Loire, kecuali Orleans.

Kota Orleans sudah terkepung pasukan Inggris sejak bulan Oktober 1428. Namun Jenderal Jean d’Orleans yang memimpin pasukan Perancis sudah mempersiapkan kedatangan pasukan Inggris dengan baik. 7000 senjata besar sudah bersiap untuk menghadapi serangan-serangan Inggris yang pada akhirnya membawa dampak besar pada kedua belah pihak. Secara nyata pasukan Perancis membutuhkan bantuan tentara terutama saat keadaan mereka semakin terdesak dan kekurangan pasukan dalam menghadapi Inggris.

Akhirnya seorang wanita bernama Joan of Arc dari desa Doremy menawarkan bantuan pasukannya untuk membantu warga Orleans melawan Inggris. Dengan persetujuan anggota kerajaan, Joan of Arc berangkat menuju Orleans melewati wilayah yang cukup berbahaya dengan pasukannya menuju sisi timur. Ia memiliki keuntungan karena pasukan Inggris kurang mengawasi wilayah timur ini. Pasukan Joan of Arc berhasil masuk dan membawa bantuan berupa makanan serta tentara sehingga Perancis bisa memenangkan perang ini.

Dampak Kemenangan Orleans Terhadap Wilayah Lain

Joan of Arc
Ilustrasi Joan of Arc

Kemenangan Perancis di Orleans membawa angin segar pada pemerintahan perancis. Kesempatan ini membuat Perancis berusaha merebut kota lain dari Inggris, salah satunya adalah kota Jargeau. Inggris merebut kota itu agar bisa lebih mudah merebut Perancis bagian selatan sehingga kota Jargeau memiliki parit besar dan meriam-meriam yang siap menghadapi serangan.

Baca juga: Perang Waterloo, Akhir Masa Kejayaan Napoleon Bonaparte. Ini Kisahnya!

Pasukan Perancis memulai pertempuran Jargeau dengan menyerang pinggiran luar namun Inggris berhasil menangkal serangan itu sampai malam tiba. Keesokan paginya, Joan of arc yang memimpin pasukan menuntut agar kota itu dibebaskan. Sayangnya, pihak Inggris tidak mau melepaskan kota itu. Pasukan Joan of Arc melancarkan serangan yang mendorong Inggris mau bernegosiasi dengan perancis yang dipimpin oleh La Hire. Tapi, Inggris sekali lagi melakukan pelanggaran yang menyinggung Komandan Senior Perancis.

Atas kejadian itu, Joan of Arc melanjutkan serangannya dan berhasil menembus pertahanan pihak Inggris. Pihak Inggris kalah atas perang Jargeau dan segera nama Joan of Arc terkenal keseluruh penjuru perancis sebagai pahlawan wanita yang paling ditakuti.

Source:
historyonthisday.com
routeyou.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment