Home / Serambi

Samudra Kelima Bumi Punya Cerita. Dulunya Tidak Diakui Lho!

Senjahari.com - 19/06/2021

Samudra Selatan

Penulis : Dinda Pranata

Samudra selatan menjadi samudra kelima bumi sudah ditemukan dan semua buku pelajaran kita perlu diperbaiki untuk menambahkan lautan itu. Dalam buku ajar tertulis bahwa Kita memiliki empat samudra yang terdiri dari Samudera Atlantik, Artik, Pasifik dan Hindia. Nyatanya baru-baru ini ilmuan mengakui adanya samudera baru di bagian selatan bumi. Mereka memberi nama Samudera selatan atau Southern Ocean. Apa yang membuatnya menjadi samudera dan mengapa baru sekarang peneliti mengakuinya ?

Samudra Selatan Dalam Dilema.

Samudra kelima bumi akhirnya mendapat pengakuan dari dunia Internasional dan seperti informasi dari website National Geographic bahwa lautan luas itu bernama Southern Ocean atau Samudra Selatan yang letaknya ada di sekitar Antartika. Para peneliti sudah lama mengamati bagaimana media massa menyebut lautan ini samudra selatan, namun belum bisa memutuskan apakah masuk kategori samudra atau tidak. Pasalnya belum ada kesepakatan Internasional sehingga peneliti tidak secara resmi mengakui lautan ini sebagai samudra.

Penetapan samudra selatan sebagai samudra kelima bumi terjadi tepat pada hari laut sedunia 8 Juni 2021. Hal ini mereka lakukan demi menyorot pentingnya konservasi dan kelestarian lautan di dunia sehingga pemberian nama ini mereka anggap penting. Selain itu ,pemberian nama tidak hanya sekedar demi konservasi semata. Para ahli menilik karakteristik keunikan dan lingkungan bawah lautnya yang membuatnya bisa masuk dalam kategori samudra.

Keunikan dari lautan besar kelima bumi terletak dari lokasinya yang mengelilingi kutub selatan atau antartika tetapi terpisah dari lautan yang lain. Benua yang membatasinya biasanya menjadi penentu kriteria samudra, tetapi lautan besar yang mengelilingi antartika ini justru ditentukan oleh Arus laut antartika yang terbentuk pada 34 juta tahun yang lalu saat benua Antartika terpisah dari amerika selatan.

Samudra Baru Berhubungan Dengan Perubahan Iklim?

Samudra Selatan by nationalgeographic.com

Lautan baru ini sendiri memiliki batas bagian utara tepatnya pada lintang 60 derajat. Pada garis lintang ini peneliti menemukan arus laut lebih dingin, tidak asin, dan membawa lebih banyak air daripada bagian lautan lain. Kondisi arus laut seperti ini justru lebih banyak menarik arus dari samudra sekitar yang membantu mengangkut panas dari bumi. Air dingin dan padat dalam arus laut samudra ini tenggelam ke dasar laut dan membantu menyimpan karbon di laut dalam yang berguna bagi biota lautan. Samudra kelima bumi ini akhirnya memiliki dampak penting bagi iklim di bumi.

Baca juga: Menyelamatkan Bumi Dalam Tulisan Terdengar Aneh Tapi..

Para peneliti dan ilmuwan tengah mempelajari bagaimana perubahan iklim yang manusia sebabkan bisa mempengaruhi arus di samudra selatan ini. Air laut yang bergerak dalam ACC memanas tetapi para ilmuwan belum mengetahui besarnya dampak arus yang memanas ini dengan pencairan es antartika.

Samudra Selatan Dan Polemik Yang Menahun.

Pengertian samudra secara global adalah lautan yang dibatasi oleh benua atau kepulauan besar. Penjelajah Spanyol Vasco Núñez de Balboa pernah menggambarkan lautan di antartika ini dalam penjelajahannya pada abad ke-16. Banyak yang mengenal nama samudra ini karena menjadi rute penting dalam bidang kemaritiman, perdagangan hingga komunikasi, namun tidak sedikit pihak yang belum sepakat untuk menjadikannya sebagai samudra karena kategorinya yang berbeda dengan samudra pada umumnya.

Menurut laman cbsnews.com 8 juni 2021 menjelaskan bahwa sebenarnya sudah banyak ahli yang mengusulkan lautan ini masuk dalam kategori samudra selama bertahun-tahun. Namun tahun 2000 negara-negara yang tergabung Organisasi Hidrografi Internasional (IHO) masih memperdebatkan batas dari lautan ini. Walau batasannya masih menjadi perbedatan, tetapi sebagian besar anggota IHO sepakat bahwa perairan sekitar Antartika ini memang berbeda. Sebagian besar anggota IHO menyebut samudra selatan ini dengan sebutan samudra antartika atau samudra austral.

Demi penunjukan baru untuk samudra baru ini, National Geographic yang sudah membuat peta sejak tahun 1915 akhirnya memperbarui peta dengan menambahkan samudra selatan sebagai bagian dari samudra di bumi. PNama samudra selatan datang secara resmi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari laut sedunia.

Source:
nationalgeographic.com
kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment