Home / Serambi

Penambangan Luar Angkasa. Bagaimana Kelanjutan Alam Semesta?

Senjahari.com - 11/08/2021

Penambangan Luar Angkasa

Penulis : Dinda Pranata

Tahun 2019 ketika peneliti dan para astronot menemukan asteroid emas yang letaknya antara orbit planet mars dan planet Jupiter beberapa orang menjadi heboh. Sebagian merasa senang dan sebagian lagi (mungkin) merasa was-was. Beberapa spekulasi tentang meledaknya penambangan luar angkasa mulai merebak di kalangan para ekonom, penambang dan mungkin kalangan akademisi atau orang kaya. Ketika isu penambangan luar angkasa ini muncul, kira-kira apa kemungkinan yang paling mungkin terjadi dalam benak kalian? Setidaknya selain harga emas merosot.

Kisah-Kisah Tambang Di Bumi.

Laman nature pernah menerbitkan jurnal yang mengatakan bahwa manusia pada zaman purba setidaknya sudah memiliki pemikiran tentang penambangan. Manusia purba menambang bebatuan untuk mereka gunakan dalam berburu dan bertahan hidup. Batu tersebut bisa berbentuk emas, tembaga, perak hingga batu bara. Penambangan tertua di dunia letaknya ada di afrika tepatnya di Swaziland dan digunakan pada 400.000 tahun yang lalu, diikuti penambangan copper, besi, emas dan lainnya.

Pada laman britannica, semakin maju peradaban manusia kegiatan pertambangan semakin kompleks dengan alat-alat dan metode yang memudahkan proses penambangan itu. Dalam prosesnya penambangan terbagi menjadi dua, pertama penambangan di permukaan bumi dan yang kedua penambangan di dalam bumi. Kedua jenis penambangan tersebut menghasilkan hasil tambang yang berbeda dan tentu saja dampak yang dihasilkan pun juga berbeda.

Akibat maraknya proses penambangan ini tidak sedikit dampaknya terhadap lingkungan. Dalam sebuah jurnal Evaluating the environmental and economic impact of mining for post-mined land restoration and land-use: a review menjelaskan bahwa dampak penambangan ini bisa sangat luas seperti dampak sosial, kesehatan, dan lingkungan alam. Di bidang sosial bisa terjadi sengketa atas lahan dan maraknya penambangan legal yang berujung pada eksploitasi sumber daya manusia. Lalu di bidang kesehatan akibat penambangan bisa menyebabkan kelaparan (contoh pada masa penjajahan dahulu) bisa juga masalah limbah tambang yang merusak kesehatan. Tidak hanya itu penambangan bisa merusak struktur alam yang menyebabkan banyak erosi, longsor dan berbagai masalah alam lain. Lantas bagaimana kelanjutan semesta jika penambangan itu terjadi?

Penambangan Luar Angkasa Dampak Pada Ekosistem Galaksi.

Ilustrasi Luar Angkasa
Ilustrasi Luar Angkasa. Credit: canva.com

Jika kalian pernah membaca buku berjudul homo sapiens karya profesor Noah Yuval Harari kalian akan menemukan gambaran semakin majunya dunia eksplorasi maka bukan tidak mungkin menjadikan manusia semakin berambisi. Dari rentetan sejarah panjang manusia dari keinginan melihat dunia luar, menjadikan mereka berambisi menemukan dunia baru dengan eksplorasi laut, setelah itu ambisi semakin besar dengan menemukan lahan perkebunan dengan nilai ekonomis sehingga menimbulkan penjajahan, semakin besar dan semakin besar lagi. Hal serupa pun bisa terjadi ketika banyak eksplorasi terjadi tanpa managemen resiko yang mumpuni. Efek negatif pun tentu akan berpeluang besar untuk masuk.

Baca juga: TanyaKenapa - Galaksi Disebut Milky Way ?

Ketika isu penambangan luar angkasa ke asteroid pysche 16 itu meruak banyak respon yang muncul dari kalangan ekonom bahwa jika penambangan dengan jumlah yang besar akan menimbulkan masalah ekonomi di bumi. Walau pihak nasa mengklarifikasi bahwa misi psyche 16 itu hanya misi penelitian semata, isu itu tentu membawa celah pihak-pihak yang memiliki ambisi tidak sehat untuk masuk. Jika hal ini terjadi dampaknya pada alam semesta tentu saja ada.

Dalam laman livescience menyebutkan bahwa para ahli lingkungan dan astronomer mengemukakan jika penambangan luar angkasa bisa berdampak pada ekosistem dari tata surya itu sendiri. Dalam kurun waktu 500 tahun bisa menjadikan tata surya sebagai gurun yang kering. Kita bisa menghentikan hal ini dengan pembatasan eksploitasi sumber daya lain dari luar angkasa. Kita bisa melihat sendiri di bumi dampak penambangan seperti minyak bumi, emas, dan lainnya pada ekosistem bumi. Kemungkinan terbesarnya adalah ketidakstabilan ekosistem antar planet entah planet tersebut mengalami bencana internal atau semacamnya.

Bumi penuh dan berisi, tapi Manusia semakin berambisi
Manusia senang akan ekspolasi dan eksploitasi, Tapi tak diimbangai dengan mereproduksi.

By Dinda

Source:
nature.com
livescience.com
britannica.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment

Comment

Baru tahu ada penambangan luar angkasa 😱
Hmmm, kalo penambangan di bumi aja bisa segila itu dan merusak alam lalu mereka ga tanggung jawab, ga kebanyang gmn kalo mereka pada berbondong2 nambang diluar (meski cost nya juga pasti mahal bgt)

Ini baru isu kak, penambangan luar angkasa bisa saja terjadi bila manusia benar2 menghendaki dan tanpa adanya panduan yang baik tentang keberlanjutan bisa jadi berbahaya. 🥲

Jika nantinya sampai kejadian, ada kemungkinan besar akan terjadi perusakan dialam semesta. Tapi disatu sisi juga bikin penasaran. apakah emas dan bahan tambang lainnya (jika nanti temukan) diluar angkasa ini akan memiliki karakteristik yang sama atau ada perbedaan yang mendasar?

serakah banget ya kita, semua ingin diambil dan dikuras untuk apa coba kalau ujung2nya kita jg yang terdampak

Penambangan biasanya berdampak pada lingkungan hidup, terutama lingkungan di sekitar tempat penambangan. Bagaimana dengan penambangan di luar angkasa? Apakah manusia di bumi terdampak langsung?

Teringat jaman dulu karena suka dengan pelajaran IPA di SD, hingga sekarang suka baca-baca artikel tentang dunia luar angkasa. Rencana dulu pengen dan mau kuliah ambil jurusan astronomi, kalau tidak jadi programer. Eh, ternyata gagal total, hanya angan-angan saja, sebatas keinginan. Makasih bahan bacaannya kak. 🙂

Untuk penambangan sendiri, kita sudah bisa lihat bagaimana dampaknya terhadap kelestarian alam di bumi..
Untuk di luar angkasa, sekalipun memang ada emas atau bahan tambang lain yang bisa ditambang, saya sendiri masih sangsi kalau manusia bisa menambang bahan2 tersebut..
Hal ini karena keadaan alam di luar angkasa yang tidak sama dengan di bumi, misalnya tentang kandungan oksigen di luar angkasa apakah bisa mendukung manusia untuk bekerja atau bertambang..

Btw, nice info!

Info yang menarik, baru tahu saya. Sepertinya jauh sekali ya kalau ngomongin penambangan di luar angkasa. Tapi jika hal ini benar adanya dan terus berlanjut, apakah iya manusia seberambisi itu? Banyak hal yang kita tidak tahu apalagi di luar sana. Selain kajian yang matang, kesadaran akan selalu adanya dampak positif dan negatif dari segala bentuk eksploitasi adalah hal yang tidak boleh diabaikan.

Isu penambangan di luar angkasa, memang menarik, karena bukan saja emas namun logam lain yg belum dikenal tetapi memiliki kandungan yg lebih baik dari baja atau emas. Tetapi untuk melakukan itu diperlukan dana yg besar. Dan memerlukan proses penelitian yg panjang. Tantangan juga besar, tidak seperti permainan video luar angkasa.

Benar kak, nggak seperti membalikkan talapak tangan. ^^

Iya nihh aku jg baca buku Homo Sapiensnya Hariiri itu dan makinn ngeh kenapa bumi kita ngga akan bertahan lama :((( Ya karena ulah homo sapiens itu sendirii

Aku juga baca buku itu, kadang suka baper sama isinya tapi ya ada benernya sih.. Kalau manusia nggak bisa ngerem susah buat alam bertahan..

Phai Yunita S Wijaya

Aku jadi membayangkan dampak bagi penambangan rmas luar angkasa ini. Beneran ga sih ada project ini? Atau baru sebatas wacana para ilmuan?

Ini semacam warning mbak, pasti atau tidak kami sendiri tidak tahu. Berdasarkan info dari NASA sih ini hanya murni untuk penelitian. Ya, semoga tidak ada pihak tertentu yang memanfaatkannya ya kak.. ^^

ya ampun baru tahu ada asteroid emas diangkasa, semoga gak ada penambangan ya, betul betul penelitian, eksplorasi berlebihan selalu menimbulkan bencana dan semoga manusia belajar dari yang dilakukannya pada bumi

Bener kak, semoga manusia bisa menyelamatkan alam dan bumi ya. Berasa kaya power ranger gt.. hehehe

Mohammad Rizal Abdan Kamaludin

manusia memang sifatnya selalu merasa belum cukup, mau pindah nambang di luar angkasa nih. btw baru tahu penambangan tertua ada di swaziland, thanks infonya kak.

sama-sama kakak.. ^^

Tri Ayu Andani Nasution

Baru tau efek dari penambangan luar angkasa itu bisa sampai kayak dampak penambangan minyak, emas, dll, yg ada di bumi. Keren banget tulisannya. Nambah wawasan banget.

19 Responses