Home / TanyaKenapa

Tanya Kenapa- Hewan Berkaki Tiga Sangat Langka? Ini Sebabnya!

Senjahari.com - 31/08/2021

Hewan berkaki tiga

Penulis : Dinda Pranata

Hewan berkaki tiga sebenarnya ada, tetapi memang jumlahnya tidak banyak. Hampir banyak hewan yang kita lihat memiliki jumlah kaki yang genap contohnya singa berkaki empat, kera berkaki dua, dan banyak yang lainnya. Hewan berkaki tiga yang pernah terlihat contohnya di tahun 2018 laman national geographic melaporkan adanya rubah berkaki tiga yang terlihat. Tanya kenapa-tidak ada hewan berkaki tiga? Apakah hewan berkaki tiga seperti itu memang alami atau adanya gangguan dalam tubuh mereka?

Evolusi Simetris Dalam Tubuh Makhluk Hidup.

Pada sebuah jurnal internasional berjudul Three-Legged Locomotion and the Constraints on Limb Number: Why Tripeds Don’t Have a Leg to Stand On bahwa sebenarnya makhluk hidup termasuk manusia memiliki sistem simetri dalam fungsi tubuhnya. Sistem simetri ini maksudnya sebagian besar spesies memiliki dua sisi simetris seperti bagian tangan, atau kaki. Sistem ini juga termasuk anggota badan di kanan dan kiri dengan jumlah yang sama di sisinya. Dalam penelitian itu pun mengatakan sistem simetri ini mungkin menjadi akar dalam DNA makhluk sejak awal. Sejauh ini masih belum ada penemuan fosil makhluk purba yang memiliki tiga kaki. Lalu bagaimana dengan penemuan hewan berkaki tiga?

Hewan berkaki tiga yang ditemukan tahun 2008 di Cina yaitu bebek berkaki tiga. Hewan ini memiliki tiga kaki yang mana penyebabnya adalah mutasi genetik yang sangat langka. Selain itu manusia berkaki tiga juga pernah hidup antara tahun 1896-1966 bernama Frank Lentini yang merupakan seorang pemain sirkus. Kaki tiga yang ia miliki bukan hasil dari mutasi genetik tetapi kelainan langka bernama parasitic twin. Dari kejadian-kejadian tersebut, secara alami dan normal makhluk hidup memiliki sistem simetri yang bilateral dengan jumlah anggota tubuh yang sama di setiap sisi. Jika ada yang tidak sama bisa jadi hal itu merupakan kelainan, mutasi genetik langka atau penciptaan makhluk dengan rekayasa genetika.

Hewan Simetris Bilateral Yang Menggunakan Metode Tiga Kaki.

Jika kita pikir kembali, hewan yang memiliki tiga kaki memiliki keuntungan yang mana kaki bagian depan atau belakang tidak membutuhkan banyak energi untuk menopang tubuhnya. Tidak seperti hewan-hewan yang memiliki dua atau empat kaki saat berdiri tegak, mereka akan membutuhkan penyeimbang entah bagian ekor atau paruhnya (jika itu burung). Contoh nyatanya adalah meerkat yang mana hewan ini menggunakan ekornya sebagai penyeimbang saat ia harus berdiri tegak. Selain itu juga ada burung kakak tua yang menggunakan ekor atau paruhnya saat hendak berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya.

Dalam sebuah penelitian dari Universitas Berkley menjelaskan hewan berkaki banyak menerapkan metode alternating tripod yang artinya menaikkan dan menurunkan setiap kaki secara bergantian. Cara kerjanya seperti dua kaki di satu sisi dan satu kaki di sisi lain berdiri, lalu tiga kaki yang berlawanan mengayun ke depan. Jadi hewan tripedalisme memang langka sekali di dunia tetapi prinsip berjalan atau bergerak justru dipakai oleh hewan dengan kaki banyak secara normal.

Baca juga: Tanya Kenapa-Kita Bisa Kesemutan? Apa Benar-Benar Ada Semut?

Pahamkan ya kenapa langka sekali menemukan hewan berkaki tiga. Ya sebabnya secara alami kita memiliki sistem simetris bilateral dalam tubuh. Bagi kalian yang merasa artikel ini berguna, bisa bagikan artikel ini dan bantu kami berkembang.

Source:
sciencedaily.com
nationalgeographic.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment