Home / Pojokan / Sponsored

Percaya Nggak Kalau Bahasa Mandarin Sedang Trend?

Senjahari.com - 29/11/2021

les bahasa mandarin untuk anak

Penulis : Dinda Pranata

“Eh, jeng anakku si Miko lagi pengen belajar bahasa mandarin. Aku heran apa pentingnya belajar bahasa mandarin, mending belajar bahasa Inggris aja.” Keluh Mama Miko di samping Mama Reyan.

“Bagus dong Jeng, ikutin les aja. Sekarang bahasa itu lagi trend lho!” Jawab Mama Reyan. “Aku dapat info dari kakaknya Reyan. Kemarin lagi cari job dan banyak lowongan di perusahaan Cina yang notabene pakai bahasa mandarin.” Lanjut Mama Reyan. Mama Miko nampaknya berpikir lagi apakah penting untuk mengikutkan les bahasa Mandarin untuk Miko.

Mendengar bahasa Mandarin memang pasti semua sudah tahu bahwa bahasa ini dipakai oleh negara China dan sekitarnya. Negara lain termasuk hongkong, taiwan, bahkan di beberapa negara asia tenggara sendiri di Singapura misalnya juga menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa utama atau bahasa kedua. Apakah benar bahasa mandarin lagi trend?

Investor Cina Sedang Trend Menanam Modal Di Indonesia.

Bahasa Mandarin dan Lowongan Kerja
Trend perusahaan Cina Di Indonesia design by canva.com

Dari laman kompas, Masyarakat bisa melihat kontribusi besar dan nyata dari pemerintah China dalam Foreign Direct Investment (FDI) selama 2015–triwulan III 2020. China menjadi investor terbesar di Indonesia nomor tiga dengan besar 17,29 Miliar Dollar Amerika. Sektor investasi ini pun meliputi tambang, transportasi, dan insfrakstruktur.

Dengan beragam investasi Cina di Indonesia mendorong banyak industri dan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan pada sektor-sektor ini. Lowongan pekerjaan asal cina inilah yang membuat banyak orang yang meminati bahasa Cina atau mandarin ini Coba saja bu ikutka laman lowongan pekerjaan selain syarat bisa berbahasa Inggris, kemampuan berbahasa mandarin pun menjadi nilai tambah di berbagai perusahaan utamanya perusahaan cina. Lantas harus bagaimana?

Belajar Bahasa Mandarin Tak Hanya Sekedar Bisa “Wo Ai Ni”!

les bahasa mandarin untuk anak
Belajar Bahasa Mandarin

Bahasa merupakan salah satu elemen dasar dalam sebuah pembelajaran selain berhitung. Manusia mempelajari kemampuan berbahasa sejak mereka masih anak-anak. Jika Melihat bagaimana trend bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin ini membuka peluang kerja di masa depan, maka tak heran banyak orang tua yang menginginkan anaknya mampu berbahasa asing. Terutama mempelajari bahasa yang memiliki peluang kerja tinggi seperti bahasa Inggris atau Mandarin. Apa yang bisa orang tua lakukan?

Memilihkan lembaga kursus yang tepercaya dan cocok bagi anak-anak. Dimana? Salah satunya di lembaga kursus LingoAce. LingoAce membuka peluang les Bahasa Mandarin untuk anak SD. Lalu apa enaknya belajar bahasa Mandarin?

Belajar bahasa ini tidak hanya sekedar mengetahui “wo ai ni” atau tata bahasa saja. Anak-anak yang mempelajari bahasa mandarin, sekaligus mempelajari budaya Cina serta bagaimana karakter masyarakat Cina pada umumnya untuk memudahkan mereka berkomunikasi secara non-verbal. Jadi jangan salah kalau belajar bahasa hanya buat kita bisa bahasanya saja ya! Apa keunggulannya?

Belajar Itu Nggak Mesti Kaku, Tapi…

Les Bahasa Mandarin LingoAce
LingoAce, les Bahasa Mandarin

Siapa bilang proses belajar itu kaku? Proses pembelajaran bahasa tidak harus kaku hanya sebatas media buku, papan tulis, dan percakapan basa basi. Banyak media pembelajaran interaktif yang melibatkan guru dan murid. Salah satu keunggulan utama dari LingoAce adalah pembelajaran dengan kurikulum yang autentik dan suasana kelas yang interaktif. Suasana dan kurikulum inilah dibutuhkan dan membuat anak betah dalam belajar.

Tidak ada yang bisa menyangkal peran penting pemanfaatan teknologi dalam pengajaran. Hal itu pun sudah disadari oleh lembaga les ini dalam pengajaran materi kepada siswa. Pembelajaran interaktif seperti role play dan pemanfaatan teknologi raman anak seperto efek suara, multimedia, ilustrasi kreatif dan video animasi sudah diterapkan oleh lembaga les bahasa ini. Jadi jelas metode pembelajaran tidak harus kaku, tetapi harus inovatif sehingga siapapun yang belajar bisa terus termotivasi. Lalu ada keunggulan lainnya?

Belajar Tak Lengkap Tanpa Guru dan Suasana Kelas.

Siapa yang mengajar dan bagaimana suasana kelas menjadi faktor penting dalam penyampaian bahan ajar kepada murid. Di LingoAce sendiri memiliki sekitar 2500 pengajar yang profesional dari universitas ternama dan terpopuler di dunia. Tak tanggung-tanggung pengajar lembaga kursus ini pun memiliki sertifikat mengajar Bahasa Mandarin dari lulusan universitas ternama di dunia. Lalu, terdapat native speaker yang memiliki nilai minimun 2A dan lembaga les ini tidak asal memilihkan pengajar. Profil pengajar akan disesuaikan dengan profil siswa yang belajar sehingga karakter guru dan siswa akan sejalan.

Sistem kelas yang berbasis online menjadi pilihan yang aman saat pandemi seperti sekarang. Walaupun sistem kelas online, tetap saja suasana kelas harus dijaga. Bukan rahasia umum lagi bahwa suasana kelas akan mempengaruhi daya serap siswa. Di kelas online lembaga les LingoAce siswa tidak hanya mendapat pengajar yang cocok dengan profil siswa, siswa juga dapat memilih kelas yang sesuai kebutuhannya. Misalkan membutuhkan kelas private maka akan ada satu pengajar dan satu siswa, sedangkan untuk kelas lainnya jumlah murid dalam satu kelas dimaksimalkan hanya 6 murid agar daya serap materi menjadi maksimal. Dan, yang tidak disangka lagi metode yang mereka jalankan sudah stabil sebelum pandemi ini terjadi.

Ingin anak merajai pasar tenaga kerja di masa depan, daftarkan anak Anda sekarang juga di LingoAce. LingoAce membuka peluang masa depan anak-anak yang ingin belajar bahasa ini dengan tetap memperhatikan bahwa mereka masih anak-anak.

Source:
Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment