Home / Gerbang

Alasan Orang Vietnam Mencintai Bunga. Apa Menurutmu Mereka Romantis?

Senjahari.com - 02/12/2021

Bunga Bagi Orang Vietnam

Penulis : Dinda Pranata

Masih inget banget ketika akhir Januari 2020 lalu, pertama kalinya terbang ke Saigon. Alasannya sepele banget karena mantan pak bos dulu sering kesana ketemu klien. Sampai di sana kaget banget karena banyak bunga krisan dan marigold bertebaran di mana-mana. Aku yang suka banget sama bunga-bunga itu jadi meleleh karenanya.

“Krisma Di Tengah Saigon.” Ilustrasi pribadi.

Tidak bisa dipungkiri, negara Vietnam yang terletak di kawasan Asia tenggara ini memang terbilang unik. Sekilas jika berada di negaranya kita akan mengira seperti di Indonesia bagian dataran tinggi. Di tengah kota Saigon yang padat dan ramai turis, nyatanya tidak membuat kota ini sepanas Jakarta atau Surabaya. Terlebih jika melihat sisi kota yang penuh bunga cantik bermekaran, siapa yang tidak akan jatuh cinta dengan keindahannya! Jadi ada satu pertanyaan yang unik di sini, Apa alasan bunga krisan bertebaran di mana-mana sepanjang tempat dan Kenapa bunga sangat dicintai di Vietnam?

Perayaan Imlek Yang Romantis?

Vietnam dan Perayaan Tet
Perayaan imlek di Vietnam

Di Indonesia sendiri perayaan imlek biasanya ditandai dengan banyaknya hiasan berwarna merah, barong sai dan tanggalnya juga tidak selalu sama. Sangat berbeda dengan warga Vietnam yang nyatanya punya perayaan Imlek di negaranya. Perayaan itu bernama Tết atau Lunar New Year atau biasa kita kenal dengan Imlek. Pada tahun 2020 lalu imlek terjadi pada tanggal 25 Januari (tepat empat hari sebelum kedatangan kami ke Vietnam) dan suasana saat festival tersebut sangat terasa ketika menyusuri jalan di kota Saigon.

Saat perayaan Tet ini dilakukan banyak sekali bunga-bunga berwarna-warni menghiasi jalan kota utamanya bunga berwarna merah dan kuning. Warna merah dan kuning dipercaya membawa keberuntungan dan hal itu ternyata tidak jauh berbeda dengan perayaan imlek di Indonesia. Apa yang menarik dari perayaan imlek atau tet ini adalah orang-orang Vietnam biasanya memiliki bunga Appricot (Hoa Mai) dan Bunga Peach (Hoa Dao) di dalam rumah sebagai lambang keberuntungan dan Kesejahteraan.

Bunga bagi masyarakan Vietnam sendiri bukan hanya sekedar untuk romantisme belaka, tetapi sebagai budaya yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warganya. Industri bunga menjelang perayaan ini menjadi sangat laku keras, maka tak heran jika kamu berjalan di jalanan saat musim perayaan, kamu akan banyak melihat penjual bunga berjajar utamanya pada malam hari. Selain itu, bagi pengunjung terutama wanita yang ke sana pada musim imlek, siap-siap dimanjakan dengan dengan pameran bunga dan tanaman hias. Lalu apakah bunga krisan selalu dipakai dalam perayaan atau justru menjadi lambang negara ini?

Baca juga: Tradisi Nyopuh, Saat Madu Menyatukan Suku.

Teratai Adalah Nasionalisme Dan Penghasil Cuan?

Bunga Lotus Vietnam
Bunga Lotus di Vietnam Design by canva.com

Sayangnya bunga yang disebutkan tadi bukan merupakan lambang negara, termasuk bunga favorit yaitu krisan. Bunga krisan justu merupakan bunga umum yang mudah tumbuh di mana saja utamanya di wilayah saigon yang cenderung lebih hangat daripada bagian utara. Karena mudah tumbuh itulah mereka menggunakannya untuk dekorasi jalan, rumah dan kantor. Selain bunga yang umum tumbuh di sana, bunga krisan atau marigold ini dianggap membawa keberuntungan utamanya yang berwarna kuning. Tapi kalau ditanya apakah karena umum justru dijadikan bunga nasional? Jawabnya TIDAK!

Justru bunga nasional dari negara Vietnam adalah Lotus atau teratai. Mengapa memilih bunga teratai? Alasannya ya sudah jelas karena kepercayaan mereka yang mayoritas adalah penganut Buddha. Dalam kebudayaan dan kepercayaan mereka Lotus memiliki arti kemurnian, ketenangan dan keindahan. Sebagai negara dengan bunga nasional bunga lotus tidak hanya sebagai pajangan atau di tanam di taman-taman kota.

Bunga lotus pada dasarnya memiliki nilai ekonomis tinggi. Orang Vietnam banyak membudidayakan bunga ini di wilayah sepanjang sungai Mekong di Vietnam bagian utara. Semua bagian dari tanaman lotus ini bisa bermanfaat seperti menjadi bahan makanan, obat dan industri tekstil. President of the Association of Vietnamese Folklorists To Ngoc Thanh bahwaOrang Vietnam yang menjual bunga potong lotus bisa mendapat ribuan Dong untuk sekali pemasarannya.

Saat ini tercatat bahwa serat teratai atau lotus tercatat sebagai serat termahal dan menghasilkan sutera yang lembut serta tahan lama. Pada tahun 2020 lalu warga Vietnam yang belajar pengolahan serat lotus di Myanmar mengatakan bahwa untuk setu helai scarf dari Sutera berbahan serat Lotus bisa senilai 200 dolar amerika. Pengolahannya termasuk rumit dan cukup lama contohnya untuk satu scraft saja bisa memakan waktu dua bulan. Bagaimana sebenarnya trend industri bunga di Vietnam sendiri?

Antara Romantisme Dan Penggerak Perekonomian?

Kaum adam yang melihat bunga mengidentikannya sebagai feminitas dan kaum hawa yang melihat bunga mengidentifikasikannya sebagai romantisme. Tapi di antara anggapan feminitas dan romantisme sendiri ada industri yang berkembang dalam menghasilkan cuan di kedua sisi ini. Ya, mereka yang bergerak dalam floribisnis atau usaha bunga di Vietnam.

Baca juga: Batik Indonesia - Kekayaan Tradisi Dibalik Kain

Negara Vietnam yang beriklim tropis dengan lingkungan yang hangat membuat banyak varian bunga mudah tumbuh. Bunga di Vietnam tidak hanya sebagai penghias dan bentuk budaya saja, tetapi salah satu penggerak perekonomian warganya. Industri bunga di negara ini tergolong maju dan tak heran banyak mendatangkan cuan bagi orang yang memiliki usaha bisnis bunga. Bunga potong di negara Vietnam bahkan di ekspor ke negara lain salah satunya Jepang dengan pengimpor bunga potong terbesar yaitu 54,4% di tahun 2020.

Setiap wilayah di Vietnam memiliki karakteristik suhu yang berbeda sehingga bunga yang berkembang pun berbeda. Salah satunya di Saigon yang memiliki suhu cenderung hangat dan tidak panas yaitu distrik 12. Distrik ini membudidayakan tanaman tropis yanseperti bunga matahari, marigold, atau krisan. Oleh karena itu bunga matahari, marigold dan krisan bisa banyak terlihat di jalanan kota Saigon.

Orang Vietnam menyukai bunga bukan sekedar karena mereka romantis atau feminis, tetapi bunga adalah akar budaya dan kehidupan bagi orang di Vietnam. Bagi yang suka negara tropis tapi dengan tingkat suhu hangat dan nyaman, bisa berkunjung ke Vietnam.

Source:
itourvn.com
theculturetrip.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment

Comment

mungkin seperti halnya batik di Indonesia yang awalnya adalah budaya dan sekarang menjadi lahan bisnis dan ini menurut saya positif sehingga disamping bisa menghidupi perekonomian juga menjaga budaya tersebut

Betul sekali.. Nggak hanya sedap dipandang mata, tapi mendatangkan keuntungan yang mensejahterakan.. ^^

Mohammad Rizal Abdan Kamaludin

seru pengalamannya mbak, ternyata bunga memiliki banyak makna, di vietnam juga ternyata hampir sama ya suasananya seperti di Indonesia…

Sebelas dua belas sama di Indo kak.. yang berbeda cuma kekentalan budayanya.. ^^
hampir sama dengan lebaran kalau di Indonesia..

Kadang saya masih belum paham, knp org zaman dulu di vietnam pilih bunga apricot, peach, & krisan sbg lambang keberuntungan..
Krn msh ada banyak bunga2 lainnya yg berwarna merah atau oranye, kan ?..hehe..

Bunga di sana memang banyak banget macamnya. Tetapi tidak semua bunga dalam kepercayaan tertentu bisa dipakai uatamanya yang berhubungan dengan keberuntungan, mendatangkan rezeki dan semacamnya. Begitu kak..
^^

Penasaran dengan budaya Vietnam yg jarang terekspos. Selain bunga Lotus/Teratai yg bisa memghasilkan serat yg dapat disulam, menjadi scarf, apakah ada pabrik/usaha yg mengolah teh dari bunga krisan? Lalu bunga krisan yg mana, yg bisa diolah menjadi teh?
Semoga ada ulasannya (jika ada ya). Terima kasih.

Wah, makasih kak Edy masukannya. Next time kita bahas ya kak untuk pabrik teh dan bunga krisan di Vietnam diapakan.
Sejauh yang kami tahu sih disana pabrik teh ada banyak hanya disana untuk industri tidak seperti di Indonesia.^^

Vietnam ternyata menarik sekali ya… saya juga baru tahu kalau Lotus adalah simbol negara tersebut. Selain itu Bunga Krisannya juga terlihat cantik sekali akan sangat menarik untuk ke sana saat Perayaan Imlek, jadi bisa lihat keunikan perayaan tersebut di Vietnam.

Bener kak, apalagi disana kan mayoritas buddha sama seperti di negara china. Perayaan imleknya jadi lebih kental banget.. ^^

Diani Sekaring Sejati

Belum pernah ke Vietnam. Aku baru tahu keterlekatan budaya Vietnam dengan bunga itu sendiri ya.. Bunga menjadi simbol yang penting untuk perayaan hari-hari besar. Cantik banget pasti yaa melihat bunga-bunga bertebaran di sana.

Kalau masalah euforia imlek di sana dan di Indo sebenarnya hampir sama, banyak pameran..heheh..
Semoga ada rezeki lebih ya kak biar bisa keliling berbagai negara..^_^

Menarik sekali. Di Vietnam, bunga tak hanya sebagai wujud romantisme, tapi juga berkaitan dengan budaya dan ekonomi. Saya kira Vietnam itu seperti Jakarta yang panas. Ternyata di Saigon, cuacanya cenderung lebih sejuk dari Jakarta ya.

Hmm pantesan kalo lagi liat MGI, kontestan dari vietnam seringkali berbunga-bunga. Rupanya disana bunga tuh dianggap akar budaya yak. Berkat artikel ini jadi tau deh. Terima kasih 🙋

sama-sama kak.. Btw, MGI itu acara apa ya? aku baru dengar.. hehehe

Aku senang mengetahui budaya-budaya unik di berbagai tempat. Negeri yang identik dengan bunga sejauh yang kutahu seperti Belanda, Turki, Indonesi, dan India. Ternyata Vietnam juga ya. Ngomong-ngomong, aku pernah baca kalau teratai dan lotus itu dua jenis bunga yang berbeda?

wah makasih mbak koreksinya.. aku juga baru tahu kalau lotus ternyata berbeda. ^3^

Keren yaa ternyata bunga memang bukan hanya simbol dari romantisme dan feminisme tapi juga sudah jadi budaya di sana. Btw di Indonesia juga sampai ada lagu soal bunga kan ya

Klau lagu saol bunga banyak kak.. salah satunya “bunga flamboyan yang tumbuh di rumahku~~~” lagu nostalgia jaman ibuk dulu.. hehehe..^^v

19 Responses