Home / TanyaKenapa

Tanya Kenapa-Nanas Masuk Buah Beri? Baru Tahu!

Senjahari.com - 01/03/2022

Buah Nanas

Penulis : Dinda Pranata

“Kemarin aku beli rujak nggak dikasih nanas sama penjualnya!” Keluh Siti saat lihat Dwi makan rujak manis di warung Mbok Dewi.

“Loh, memang kamu nggak minta dikasih nanas?”

“Nanasnya habis!” Gerutu Siti yang doyan nanas ini.

“Eh, tapi kamu tahu nggak fakta nanas yang baru?” Ucap Dwi yang mulutnya mengunyah bengkoang, Kriuk Kriuk. Siti hanya menggeleng sambil mengangkat bahu.

“Cerita Nanas Yang Belum Tuntas” Ilustrasi cerita pribadi.

Buah nanas ini bisa kita bilang unik. Selain bentuknya yang memiliki mahkota, tanaman ini sekilas mirip buah naga kan. Tapi selain bentuknya yang bermahkota, fakta baru bahwa tanaman ini termasuk buah beri cukup mengherankan. Kenapa?

Nanas si Buah Sosialita.

Nanas adalah Beri
Nanas adalah Beri

Buah nanas ini sebenarnya termasuk buah yang asalnya dari sekelompok bunga. Jadi ibaratnya manusia, maka mereka termasuk yang suka bersosialisasi membentuk kelompok. Sekelompok bunga tersebut akan membentuk bakal buah yang kecil yang berkelompok dan kumpulan bakal buah itu yang bernama nanas.

Dalam sebuah jurnal dengan judul Post Harvest Handling Of Pineapple: A Key Role To Minimize The Post Harvest Loss menjelaskan bahwa nanas itu memiliki sifat non-klimakterik dan artinya buah itu tidak bisa matang kalau sudah dipetik dari induknya. Buah kuning ini memiliki sekitar 100–200 buah beri dalam satu buah besar. Sedangkan dalam pengkategoriannya, buah ini termasuk jenis buah majemuk.

Buah majemuk adalah buah yang terbentuk dari kumpulan bunga bakal calon buah. Contoh buah majemuk selain nanas antara lain mulberry, mengkudu, dan buah sejenisnya. Lalu, bagaimana bunga majemuk ini menghasilkan buah nanas?

Pertumbuhan si Kuning Berduri Ini

Tanaman nanas sendiri mempunyai morfologi bunga majemuk seperti penjelasan di atas. Bunga pada bakal nanas akan berbunga dalam satu hari bisa berjumlah lima sampai sepuluh kuntum. Kemudian untuk masa berbunga tanaman kurang lebih 10 hingga 20 hari tergantung dari varietasnya.

Buah nanas sendiri memiliki sifat partenokarpi . Maksudnya apa? Buah nanas tidak akan menghasilkan biji kalau tidam melalui proses penyerbukan silang. Pada proses penyerbukan, kumpulan bunga ini akan menghasilkan buah-buah kecil yang berjumlah 100-200 biji. Sehingga, pada penampakan visualnya seperti satu buah kuning yang besar.

Nanas dapat tumbuh pada hampir pada banyak jenis tanah. Asalkan tanah tersebut memiliki pengairan atau sistem drainase yang baik. Paling baik dari semua jenis yang dapat menghasilkan nanas yang berkualitas adalah tanah dengan kandungan organik tinggi, Ph tanah 4,5-6,5 dan tanah dengan kandungan kapur yang rendah. Tanah dengan senyawa kapur tinggi akan menghasilkan tanaman nanas yang kerdil. Lalu apakah ada hal unik lain dari nanas?

Buah Nanas dan Kesalahpahaman

Asal Buah Nanas
Asal Buah Nanas

Dalam bahasa Inggris buah ini disebut pineapple. Untuk mengetahui alasan mengapa orang barat memberi nama pineapple, maka kita kembali pada abad pertengahan sekitar abad ke-14. Orang Eropa menyebut buah asing atau yang baru mereka temui dengan istilah apple, sedangkan untuk pine merujuk pada buah yang bentuknya mengerucut.

Saat Christoper Colombus membawa buah dari Amerika selatan ini ke Spanyol di tahun 1493. Colombus kala itu menggunakan istilah ‘pina de indies’ yang artinya buah berbentuk kerucut yang mirip dengan buah pinus dari Indian. Istilah ini kemudian menyebar luas dan dipakai sampai sekarang oleh orang-orang sebagai pineapple. Penamaan mereka seperti itu karena memang keterbatasan ilmu pengetahuan pada masa tersebut.

Source:

Anggalia, Itha. 2012. Pengaruh Konsetrasi Dan Cara Aplikasi IBA (Indole Butyric Acid) Terhadap Pertumbuhan Bibit Nanas (Ananas comosus [L.] Merr) Asal Tunas Mahkota. Fakultas Pertanian: Universitas Bandar Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

Post comment

Comment

Mohammad Rizal Abdan Kamaludin

apel yang kerucut, wah sejarah singkat dari nanas nih, boleh juga wkwk

1 Response