Home / Brand Partner / Sponsored

Menangkap Kehidupan Melalui Lensa Glambot

Senjahari.com - 14/03/2024

Glambot Photo Booth

Penulis : Dinda Pranata

Ingatkah kalian ketika masa-masa SMA atau sekitar tahun 2000-an, di mana photo booth jadi begitu tren di Indonesia?

Sepulang sekolah, kita dengan bestie berbondong-bondong pergi ke mall untuk mengunjungi stand photo booth sekedar iseng atau mengabadikan kebersamaan dengan mereka. Setelah berfoto di photo booth, dalam hitungan menit kita bisa membawa lembaran kertas foto yang tercetak foto-foto bersama bestie. Momen-momen dalam foto itu mulai dari siapa bestie kita, kapan kita melakukan sesi foto sampai ekspresi yang terpacar dari masing-masing teman bisa terekam dari bilik foto itu.

Tapi tahukah kalian bahwa teknologi photo booth ini ternyata sudah sangat tua lo! Dan, semakin berjalannya waktu teknologi dari photo booth sudah semakin canggih. Seperti apa perkembangannya?

Photo Booth dari Masa ke Masa

Berawal dari mesin foto otomatis tahun 1888 yang diajukan oleh Wiiliam Pope dan Edward Pole dari Baltimore. Namun mesin ini belum maksimal untuk menjadi mesin yang benar-benar otomatis. Lalu, di tahun 1889, mesin fotografi otomatis yang berfungsi justru berasal dari produk penemu T.E Enjalbert. Produk itu ia pamerkan dalam pameran dunia di Paris pada tahun tersebut.

Meski sudah beberapa penemu mematenkan teknologi dari mesin fotografi otomatis ini, mesin ini belum maksimal. Sampai pada tahun 1890, Conrad Bernitt asal Jerman berhasil mematenkan mesin fotografi otomatis yang sukses di pasaran. Selama beberapa dekade, teknologi dari mesin fotografi otomatis awal ini banyak mengalami peningkatan.

Baca juga: Pintu Gerbang Penyelam Dunia Digital dengan IDN App

Barulah pada tahun 1925-an, seorang pendatang asal Rusia yang tinggal di Amerika, bernama Anatol Joshepo, mengembangkan photo booth pertama kali di broadway. Sejak saat itu sekitar lebih dari 200,000 orang rela mengantri selama delapan menit untuk mendapatkan hasil foto. Dari broadway itulah, photo booth menjadi ikon budaya populer.

Lalu gimana dengan di Indonesia?

Photo Booth berkembang pesat di Indonesia pada kisaran tahun 2000-an. Ini bersamaan dengan merebaknya budaya K-pop yang turut membantu menambah peminat photo booth. Perkembangan teknologi juga bersamaan dengan pernak-pernik menarik di stand photo booth membuat kepopulerannya semakin meroket.

Glambot Photo Booth: Fotografi Dengan Teknik Futuristik

Penggunaan Glambot

Di Era media sosial dan digital terus berkembang dari tahun ke tahun, photo booth yang pernah merebut hati pemuda-pemudi ini pun bertransformasi. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, kini photo booth mengembangkan teknologi di mana para pengguna bisa mengambil gambar di luar ruangan seperti acara-acara resepsi, pameran besar atau seremonial lain. Salah satu teknologi yang dipakai adalah penggunaan AI berupa robot yang memudahkan pengguna untuk mengabadikan momen penting.

Glambot photo booth canggih yang menggunakan robot ini memudahkan pengguna untuk merekam baik itu video atau gambar pada acara-acara di luar ruangan. Glambot sendiri menggunakan teknologi perpaduan antara fotografi dan AI, yang mana kamera terpasang pada lengan robot yang sudah terprogram.

Baca juga: ASUS Zenbook DUO, Laptop Dual-Screen OLED Terbaik di Dunia. Mau?

Pengguna bisa mengatur sendiri pergerakan lengan robot sesuai keinginan. Pemograman lengan robot yang sangat fleksibel ini bisa menghasilkan gerakan unik dan kreatif, serta bisa disesuaikan dengan konsep acara-acara yang ingin diabadikan.

Lalu bagaimana hasilnya?

Hasilnya tidak kalah epik kok. Pengguna bisa mendapatkan hasil baik foto atau video hanya dalam satu menit. Hasil tangkapan foto atau video bisa, pengguna dapatkan dengan scan QR code atau mengunduh lewat email. Enggak repot harus colok-colok USB!

Invitasi dan Diskusi

Dengan perubahan yang semakin canggih, teknik fotografi dan videografi tentu akan menyesuaikan diri. Dari teknik fotografi yang konvensional di mana hasilnya membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk tercetak. Lalu fotografi otomatis yang mana pengguna bisa memotret diri mereka sendiri. Hingga, fotografi digital yang hasil dan penggunanya bisa dilakukan secara instan dan mandiri.

Teknologi konvensional yang beralih ke teknologi AI tentu berpengaruh pada pandangan masyarakat terhadap produk budaya populernya. Salah satunya ya Glambot, photo booth canggih dengan lengan robot yang sedang populer di kalangan masyarakat ketika ada acara seremonial, termasuk konten kreator. Apa kamu salah satu yang pernah menggunakan glambot ini?

Baca juga: Lawan Stigma Ibu Rumahan Dengan Berkarya.

Kamu yang pernah menggunakan teknologi glambot bisa dong berbagi pengalamannya di sini! Atau kamu yang ingin mencoba menikmati sesi merekam video atau mengambil foto dengan glambot, juga bisa kok ikutan komen.

Well, apapun komen kalian yuk tetap gunakan bahasa yang bijak. Semata-mata agar jejak digital kalian tetap bersih!

Happy Thursday!

Source:
https://www.atlasobscura.com/articles/photo-booth-history

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

Post comment